Home Hukrim Rp 1,9 Milliar Dana Nasabah Raib, Eks Karyawan Bank Sultra Ditetapkan Tersangka 

Rp 1,9 Milliar Dana Nasabah Raib, Eks Karyawan Bank Sultra Ditetapkan Tersangka 

258

KENDARI, RIGHTNEWS.COM – Mantan karyawan Bank Sultra, berinisial AGK, terduga pelaku penggelapan Rp1,9 milliar dana milik nasabah resmi dinyatakan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara.

Pelaku, AGK ditetapkan sebagai tersangka pada Rabu malam, (14/9). usai menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 4 jam lamanya, sejak pukul 14.00 Wita dan keluar dari ruangan pemeriksaan pada pukul 18.30 Wita

Usai keluar dari ruang pemeriksaan, tersangka dengan mengenakan rompi tahan kemudian langsung diangkut menggunakan kendaraan milik Kejaksaan menuju Rutan Kelas II A Kendari.

Kepala Seksi Penyidikan Kejati Sultra, Sugianto Migano mengatakan, tersangka yang sebelumnya berprofesi sebagai sunrise di Bank Pendapatan Daerah (BPD) Sultra itu bertugas melakukan pembayaran gaji melalui aplikasi serta pemotongan gaji manakala ada semacam tagihan-tagihan pada Bank Sultra.

“Akan tetapi tersangka mengambil (uang) dari rekening nasabah yang tidak berkaitan dengan gaji dengan menyalahgunakan rekening tersebut,” jelas Sugianto

Lebih lanjut kata dia, tersangka memotong dana nasabah sebanyak 21 kali dari setiap rekening dengan nilai bervariasi, mulai jutaan rupiah hingga ratusan juta sejak, 20 Agustus sampai 25 Oktober 2021

Sugianto, juga menyebut, sebelumnya tersangka juga telah mangkir dari tiga kali pemanggilan Kejati dan sempat DPO

“Sehingga penyidik melakukan penyidikan terpadu dan tadi pagi (14/9) berhasil ditemukan di BTN Batu Marupa, Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kendari,” ujarnya

Sementara itu, Kuasa Hukum AGK, Sugiarto saat ditemui usai mendampingi pemeriksaan tersangka. Dirinya belum bisa berkomentar banyak karena masih proses penyidikan.

“Yang jelasnya, klien kami selaku tersangka kooperatif dan sudah menyampaikan yang sebenar-benarnya kepada penyidik,” sebut Sugiarto.

Hingga saat ini, penyidik Kejati Sultra sudah memeriksa 16 saksi, dan menetapkan AGK sebagai tersangka.

AGK dijerat dengan Pasal 2 ayat 1, Pasal 3, Pasal 8, juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi.

AGK langsung ditahan di Rumah Tahanan Negara atau Rutan Kelas II A Kendari selama 20 hari masa penahanan sejak, Rabu (14/9)

 

 

Penulis: Hamit

Artikel Lainnya
Load More By rightnewskendari
Load More In Hukrim

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Baca Juga

Pemkab Konawe Gandeng Kantor Bahasa Sultra Demi Tingkatkan Kemahiran Berbahasa Indonesia

KONAWE, RIGHTNEWS.COM Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara (KBST) melaksanakan Sosiali…