Home Hukrim Ratusan Ojek Online Demo ke DPRD, Tolak Penerapan Tarif Murah dari Aplikasi Maxim

Ratusan Ojek Online Demo ke DPRD, Tolak Penerapan Tarif Murah dari Aplikasi Maxim

67


KENDARI, RIGHTNEWS.COM – Belum lama beroperasi di Kota Kendari, aplikasi driver online tersebut didemo. Penerapan tarif aplikasi tersebut tak sesuai dengan ekspetasi para penggunanya.

Ratusan ojek online yang menggunakan aplikasi Maxim tersebut menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Sultra.

Dalam kesempatan tersebut, masa aksi meminta Dewan perwakilan rakyat untuk segera memanggil pihak Menajemen Aplikasi Maxim. Pasalnya aplikasi tersebut telah melanggar aturan dengan menerapkan tarif yang sangat murah.

“Kami meminta DPRD Sultra untuk menggelar RDP mengenai persoalan ini,”teriak Kordinator Lapangan , Iwan saat orasi

Irwan menyebut, aplikasi Maxim diduga telah melanggar Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 12 Tahun 2019, dan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 348 Tahun 2019 yang mengatur tentang tarif transportasi online.

Menurutnya, berdasarkan keputusan tersebut, tarif Ojol di Kendari yang masuk ke dalam zona III itu berkisar mulai Rp 7.000 hingga Rp10.000 setiap kali pengantaran.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Sultra Salam Sahadia mengaku bakal mengambil langkah terkait persoalan Ojek Online. Salam berencana menggelar RDP dalam waktu dekat untuk memanggil pihak Aplikasi.

“Kami akan undang PTSP, Dinas Perhubungan dan juga driver Ojek Online untuk RDP,”tuturnya. (Bar)


Laporan : Akbar

 

 

Artikel Lainnya
Load More By rightnewskendari
Load More In Hukrim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Juga

IKA Pendidikan Bahasa Inggris UHO Bakal Gelar Kongres Nasional

KENDARI, RIGHTNEWS.COM – Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Bahasa Inggris Universitas Hal…