Home Kolom Sastra Rangkuman Puisi Nabhan

Rangkuman Puisi Nabhan

160
Penulis

Badik

Sebongkah bila kedirian
Berpamor seni ketandaan
Menempah tradisi membelai kasih
Berzikir cinta mendalami makna

La gecong mabellesse, bunga Pajje’,cappa sikadong, batu lappa,
Luwu, kurissi, sambang, kulau bojo,
Lompo battang ure tuo dato-dato
Malela passe apapun jenis mu
Aku adalah engkau yang mengaku pada doa doa di balik tubuh mu
Bersemayam pada kalbu
Mengalir dalam darah
Bernafas untuk cinta aksara lontara sulappa eppa

Setelah kau ditempah
Menyipan makna pada bilah
Ku junjung tinggi keagungan penjaga siri’ kedirian,
Sebagai penyatuan aku alam dan tuhan
Yang terangkai dalam jiwa satu dalam keakuan

 

Aksaraku

Sio-sio sure’ riolo
Singkuru’ sadda na makkada
Mare’ ma eja hurufukku
Masulili watakkale

Pammula ni ku baca
23 aksara lontara lettu ha
5 na sure’ ma coe ri munri
Sebagai bertanda sarwah alam keseimbangan

O daeng.. nawa-nawa ininnawa
Lontaraku kini kemana?
Berfikir ku mulai mengeja
Menerawang walasuji

Ka Ga Nga Ngka
Pa Ba Ma Mpa
Ca Ja Nya Nca
Ya Ra La Wa Sa A Ha
Berkafan hidup di altar sulawesi

Oo daeng… sulapa appa torioloe
Malafareng ri tarungku
Bernafas sesak, berwajah pucat
Terbaring bengis di Tana Ogi

Sementara
Fajar hari terus berganti
Mengantar sepi panguju hati
Auln-mengalun nurani bertanya
Akankah Aksaraku abadi?
Dunia menyepi berdiri sunyi
Menyisa doa-doa pada sulbi
Sekali lagi ku bertanya
Akankah Aksaraku abadi?
Pulanglah,kembali mengeja, menulis, membaca dan memahami


Penulis : Nabhan

Nabhan merupakan seorang mahasiswa UINAM yang juga mengeluti sastra
pada ukm seni budaya esa, studio kertas sastra angkatan XIX (art syndrome),
hobynya menjelajah alam, membaca dan mencintai kekasihnya.

 

Artikel Lainnya
Load More By rightnewskendari
Load More In Kolom Sastra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Juga

Pembangunan Kontruksi Rumah Sakit Jantung Tahap II, Bakal Dimulai

KENDARI, RIGHTNEWS.COM – Perjalanan infrastruktur Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra…