Home Muna Rajiun Janji Poles Tanah Kontu Jadi Kota Baru Ketimbang Timbun Laut

Rajiun Janji Poles Tanah Kontu Jadi Kota Baru Ketimbang Timbun Laut

1,272
Bakal Calon Bupati La Ode M Rajiun Tumada saat bersilaturahmi bersama masyarakat Kontu. Hadirnya Rajiun, menjadi kekuatan baru masyarakat di sana

MUNA, RIGHTNEWS. COM – Asa masyarakat kontu kembali “Bersinar Terang”. Mereka bakalan menikmati ruang terbuka hijau dengan segala fasilitas yang ada, tanpa ada embel-embel pemberian harapan palsu lagi alias PHP. Harapan itu bangkit kala mereka bersilahturahmi bersama Bakal Calon Bupati Muna La Ode M Rajiun Tumada dan La Pili di daerah itu.

Pasangan calon dengan tagline “RAPI” ini, berjanji bakal memoles Tanah Kontu menjadi kota baru. Alasannya cukup jelas. Selain, akses jalan telah dibuka warga serta pemukiman yang padat, status lahannya juga sudah Areal Peruntukkan Lain (APL). Makanya, Rajiun berkomitmen bakalan mengembangkan Kontu, ketimbang harus menghambur-hamburkan duit miliaran rupiah menimbun laut Motewe, yang tak jelas arah pembangunannya.

“Untuk apa timbun laut. Uang rakyat habis percuma. Kawasan Kontu punya potensi untuk dikembangkan. Apalagi statusnya sudah APL. Tinggal kita urus saja administrasinya,” kata Rajiun Tumada dihadapan masyarakat kontu saat bersilaturahmi, Senin (28/9).

Rajiun bersama La Pili resmikan posko di Kontu Barat

Rajiun mengaku, desain kontu menjadi kota baru sangat luar biasa. Tugasnya nanti ketika terpilih, merapikan jalan yang ada di Kontu. Dirinya cukup heran, ada kubu sebelah mendirikan posko dengan kondisi jalan yang menyedihkan. “Lebih baik jangan bikin posko. Saya ini gila membangun. Merapikan Kontu, serahkan sama saya,” katanya.

Maka dari itu, lanjutnya, kalau sudah APL, bisa digunakan segala-galanya. Ia cukup bersemangat dengan status Kontu hari ini. Apalagi sudah ditunjang dengan penguburan umum, lokasi lapangan sepak bola serta jalan dan jembatan. Pemukiman ini, katanya, tinggal dirapikan untuk tugas bupati akan datang. Rapikan kawasan Kontu dan menjadikan Kontu sebagai kota batu. “Apalagi yang mesti didustakan. Jangan selalu timbun-timbun laut. Apa yang menjadi harapan dan keinginan masyarakat serahkan pada kami,” imbuh Rajiun diikuti standing aplause masyarakat.

Sebagai tambahan, Tanah adat warga Kontu, yang sudah dikelola secara turun-temurun itu, tak pernah mendapatkan perhatian serius dari pemerintah setempat. Hingga akhir mata jabatan pemerintahan di Muna saat ini, pemukiman Kontu dibiarkan begitu saja. Kondisi jalannya sangat memprihatinkan. Di musim penghujan diwarnai kubangan lumpur, dimusim kemarau tiba, masyarakat disuguhkan dengan debu. Penderitaan mereka semakin komplit tanpa ada fasilitas umum milik pemerintah. Masyarakat kini menanti pemimpin baru Rajiun dan La Pili untuk menuntaskan kebutuhan dasar masyarakat Kontu. (***)

Artikel Lainnya
Load More By Redaksi
Load More In Muna

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Baca Juga

Kontra InilahSultra, Don Siap Sumbang Dua Gol

KENDARI,RIGHTNEWS.COM –Penantian tim pers Muna Barat (Mubar) kontra InilahSultra dib…