Home Hukrim LEPIDAK Sultra Tanggapi Pernyataan Kadis Pendidikan Butur

LEPIDAK Sultra Tanggapi Pernyataan Kadis Pendidikan Butur

393
Foto : La Ode Hermawan MH

BUTUR, RIGHTNEWS.COM – Lembaga Pemerhati Anti Korupsi (LEPIDAK) Sultra, menanggapi pernyataan Kadis Pendidikan Butur. Dalam penjelasannya La Ode Hermawan selaku Ketua LEPIDAK Sultra, menjelaskan bahwa Pendaftaran seleksi Calon Kepala Sekolah Penggerak dimulai pada tanggal, 19 Januari sampai 28 Februari 2022 dan yang melakukan pendaftaran adalah Kepala Sekolah itu sendiri dgn menggunakan SIM PKB masing-masing.

Sedangkan hasil penelusuran kami terkait SK yang dikeluarkan oleh BKPSDM, kepada para Kepala Sekolah yang baru dilakukan sejak Selasa, 22 Februari 2022, itu artinya masing-masing Kepala Sekolah yang baru saja terima SK memiliki kesempatan selama 6 hari kerja untuk mendaftarkan diri sebagai Calon Kepalah Sekolah penggerak.

Dengan demikian, kalau ada Kepala Sekolah yang baru terima SK tidak dapat mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Sekolah Penggerak sepenuhnya menjadi kelalaian Kepala Sekolah itu sendiri karena waktu mendaftar masih cukup luas.

Jadi kalau alasan ribut-ribut tentang terbitnya SK kepala sekolah karena dianggap telah mengganggu proses pendaftaran calon kepala sekolah tidaklah sepenuhnya benar. Faktanya kepala sekolah yang berkomitmen untuk ikut seleksi calon kepala sekolah penggerak tetap bisa mendaftar sampai batas waktu yang ditentukan.

“Dan hasil penelusuran saya hanya dua kepala sekolah yang tidak mendaftar yaitu saudara Fasiun Kasek SMP 2 Kambowa dan Asrul Kasek SMP 3 Kambowa, dan ada info yang berkembang oknum ASN ini ada perintah dari pimpinannya untuk mengembalikan SK,”Kata Mawan sapaanya.

Untuk itu Magister Hukum ini meminta kepada Bupati Buton Utara
Bapak RIDWAN ZAKARIAH apabila Info ini benar adanya perlu segera dilakukan Evaluasi bagi ASN yang menolak alias pilih-pilih jabatan, karena tindakan seperti ini mencoreng Korps Pegawai yang memiliki sumpah janji.

“Dan kalau ini tidak ditertibkan atau dibiarkan, saya yakin hal serupa akan terjadi lagi dan kegaduhan akan muncul terus krn kami menduga ada keterkaitan intrik politik dengan perhelatan momentum demokrasi 2024,”tegasnya.

Artikel Lainnya
Load More By rightnewskendari
Load More In Hukrim

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Baca Juga

Kerja Sama Kadin Sultra, 14 Ton Kopra Dikirim Ke Jatim

KENDARI,RIGHTNEWS.COM – Kerjasama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggar…