Home Konawe Kery Bentuk Tim Yustisi, Ingatkan Masyarakat Untuk Patuhi Prokes

Kery Bentuk Tim Yustisi, Ingatkan Masyarakat Untuk Patuhi Prokes

90
Foto/Ketgam : Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa saat memberikan apel kepada tim Yustisi/ Foto : Januddin

KONAWE, RIGHTNEWS.COM – Demi menjaga kepatuhan masyarakat dalam menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes), Pemerintah Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) telah membentuk tim Yustisi terpadu. Tim itu dibentuk berdasarkan Peraturan Bupati Konawe Nomor 46 Tahun 2020 tentang Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Tim ini beranggotakan aparat internal (instansi tekhnis) dan eksternal dari TNI-Polri untuk melakukan operasi disiplin terhadap protokol Covid kini siap diberlakukan.

Sebagai bentuk tindak lanjut dari dari Peraturan Bupati (Perbup) nomor 46 tahun 2020 tentang disiplin penegakan hukum dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 akan diberlakukan selama satu bulan.


Bupati Konawe , Kery Saiful Konggoasa menjelaskan, Perbup Konawe nomor 46 tahun 2020, merupakan tindak lanjut pelaksanaan Instruksi Presiden RI nomor 6 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 di masing-masing daerah seluru Indonesia.

Hal ini dikatakan Kery, bahwa aturan yang dikeluarkannya itu lebih mengingatkan masyarakat agar membudayakan pola hidup sehat. Karena ada beberapa poin dalam Perbup nomor 46 tahun 2020 tersebut, diantaranya kewajiban memakai masker diluar rumah, phisycal distancing.


“Serta pembatasan gelaran pesta atau hajatan warga,”kata dia saat melepas tim gabungan tersebut di lapangan Kantor Bupati Konawe.

Dalam kesempatan itu, Kery berharap, supaya aparat gabungan dilapangan harus bekerja dengan penuh tanggungjawab. Karena operasi yang dilakukan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe dalam menyikapi wabah yang sudah mendunia ini,” jelasnya.


Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Konawe, Ferdinand, menuturkan, saat ini jumlah pasien positif Covid-19 di Konawe terus meningkat. Hingga kini, jumlah pasien yang ditangani petugas medis di Rumah Sakit Covid-19 Konawe berjumlah 53 orang.

“Kita sangat khawatir dengan situasi saat ini. Beberapa bulan lalu angka pasien Covid-19 menurun. Namun, peristiwa pemulangan jenasah pasien terkonfirmasi positif korona di Kelurahan Arombu tanpa prokes Covid-19, membuat penularan warga kita di Konawe meningkat secara drastis,” bebernya.


Terkait Perbup Konawe nomor 46 tahun 2020 itu, lanjut Ferdinand, sesuai ketentuan perundang-undangan, sifatnya berbeda denga Peraturan Daerah (Perda). Perbup tidak mengenal sanksi yang sifatnya denda maupun pidana. Perbup sekadar memberikan sanksi disiplin dan sanksi sosial kepada setiap pelanggarnya.

“Sehingga, tujuannya yaitu bagaimana masyarakat diajak untuk membudayakan pola hidup sehat sesuai prokes Covid-19,” jelasnya usai mengikuti melepas tim gabungan tersebut di lapangan kantor Bupati Konawe.

Selain itu, selaku Ketua Gugus Covid-19 Konawe, dirinya mengimbau agar sebaiknya hajatan ataupun pesta hanya digelar pada siang hari. Pemilik hajatan juga diingatkan agar menerapkan standar prokes Covid-19 pada acara yang digelarnya. Termasuk, membatasi jumlah tamu yang hadir saat hajatan itu dilangsungkan.

“Kita tidak bisa serta merta melarang, namun ada pembatasan. Di daerah lain juga masih dibolehkan menggelar pesta, tapi ada pengendalian dari segi waktu dan jumlah tamu undangannya,”ujar dia. (Jay)


Laporan : Januddin

Artikel Lainnya
Load More By rightnewskendari
Load More In Konawe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Juga

Surveyor PT Anindiya Wiraputra Konsult Diduga Mainkan Kadar Nikel

KENDARI, RIGHTNEWS.COM – Surveyor PT Anindya Wiraputra Konsult diduga melakukan perm…