Home Konawe Konawe Utara Janji Ruksamin Ditagih, Warga Desa Tapuwatu Kedinginan Belum dapat Rumah, Ketua BPD : Jangan Hanya Janji, Tapi Realisasikan

Janji Ruksamin Ditagih, Warga Desa Tapuwatu Kedinginan Belum dapat Rumah, Ketua BPD : Jangan Hanya Janji, Tapi Realisasikan

1,235
Foto : Kondisi Warga Desa Tapuwatu yang belum mendapatkan Rumah Sementara di Kabupaten Konawe Utara

KONUT, RIGHTNEWS.COM – Kabar rencana Perbaikan Rumah Hunian Sementara yang dicanangkan oleh Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin nampaknya hanya omongan saja. Buktinya,Hunian bangunan sementara yang terletak di Desa Andedao belum siap ditempati oleh semua warga Desa Tapuwatu Kecamatan Asera.

Makanya warga banyak yang mengeluhkan terkait lambatnya pembangunan hunian sementara (Huntara) tersebut. Warga korban Banjir Tahun 2019 justru harus memaksa untuk bertahan ditenda pengungsian bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP). Para pengungsi juga sudah tidak mendapatkan bantuan logistik dari Dinas Sosial (Dinsos) sejak September Tahun lalu.

Foto : Tenda darurat yang ditinggali oleh Warga Desa yang mengalami banjir Tahun 2019, sudah rusak

Dari total 85 Kepala Keluarga (KK), masih ada 30 kepala keluarga yang tinggal ditenda pengusian. Sementara itu, baru 50 yang mendapatkan Huntara.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa tapuwatu (BPD), Suwitno mengatakan jika warga Desa Tapuwatu mengharapkan agar segera dipindahkan di Huntara. Warga yang menetap di tenda pengusian sementara ini sudah mulai mengeluh. Sebab, tenda pengungsian sudah mengalami kerusakan. Belum lagi hujan yang terus turun membuat, warga kedinginan.

“Sementara ini yang bertahan ditenda pengungsian 30 KK dan selebihnya sudah mendapatkan Huntara dan kami berharap sebagai korban banjir masih tertahan ditenda pengungsian ini mengharapkan kepada Pemda dalam hal ini bupati Konut Ruksamin agar memperhatikan nasib kami,” tuturnya.

Suwitno juga berharap sebagai wakil Desa Tapuwatu, agar pembangunan Huntara segera diselesaikan. Ini agar masyarakat Deesa Tapuwatu segera hidup dengan layak.

Suwitno juga mengatakan pemerintah jangan terlalu memberikan janji karena masyarakat sudah bosan dengan janji. Kata dia jangankan hunian tetap (Huntap) hunian sementara saja belum semua terealisasi.

“Janganmi Huntap terlalu jauh. Ini saja Huntara kita sudah capek menunggu kapan semua warga yang tersisa akan dipindakan di Huntara.”keluhnya. (Jul/Kur)


Laporan : Julpan

 

Artikel Lainnya
Load More By rightnewskendari
Load More In Konawe Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Juga

Pembangunan Kontruksi Rumah Sakit Jantung Tahap II, Bakal Dimulai

KENDARI, RIGHTNEWS.COM – Perjalanan infrastruktur Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra…