Home Hukrim Jalankan Aktivitas Tambang di Kawasan Hutan Lindung, ESDM dan Dishut Sultra Benarkan PT Trisula Miliki IUP Mati dan Tak Punya IPPKH

Jalankan Aktivitas Tambang di Kawasan Hutan Lindung, ESDM dan Dishut Sultra Benarkan PT Trisula Miliki IUP Mati dan Tak Punya IPPKH

161
Ilustrasi

KENDARI, RIGHTNEWS.COM – Konsistensi Polda Sultra dalam melakukan penindakan pertambangan Ilegall, masih patut dipertanyakan. Banyaknya perusahaan yang memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang mati dan bebas menambang, seakan tak menjadi perhatian Polisi. Selain PT Wanago Anoa Indonesia (WAI)yang tak punya RKAB, kini ada PT Trisula Bumi Anoa yang beroperasi di Kecamatan Lasolo Kepulauan, Marombo Kabupaten Konawe Utara (Konut).

Perusahaan ini disebut ESDM Sultra telah mati IUPnya. Kemudian aktivitas pertambangannya menyentuh Hutan Lindung. Namun, oknum tambang didalamnya masih bebas beraktivitas.
Koordinator Koalisi Rakyat Sulawesi Tenggara, Indra mengungkapkan, selain IUPnya yang telah mati PT Trisula juga menyerobot hutan lindung di Marombo Konawe Utara.

“IUP PT Trisula sudah mati. Tapi masih beraktivitas, dari penelusuran kami, PT Trisula juga menggarap hutan lindung di Marombo Konawe Utara,” bebernya, Jumat (11/9/2020).

Peran penegak hukum kata Indra perlu dipertanyakan. Pasalnya, PT Trisula secara terang terangan menggarap hutan lindung ditamba lagi IUP PT Trisula telah mati.

“Peran penegak hukum harus dipertanyakan. Kenapa PT Trisula bebas melakukan aktivitas ilegal di Konawe Utara,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Kepala Seksi Pemetaan Wilayah dan Penerbitan Izin Dinas ESDM Sultra Nining membenarkan IUP PT Trisula telah mati sejak 2016 lalu. Kata Nining, dari data ESDM Provinsi Sulawesi Tenggara, lokasi IUP PT Trisula yang telah mati didominasi oleh hutan lindung.

“IUP PT Trisula sudah mati sejak 2016, mereka tidak bisa lagi beraktivitas. Apa lagi di wilayah IUP Trisula yang telah mati berada dalam kawasan hutan lindung,” tegasnya saat ditemui di ruang kerjanya siang tadi.

Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tenggara, Beni Raharjo, untuk PT Trisula kata Beni belum pernah mengajukan untuk pembuatan IPPKH. Untuk lokasi IUP PT Trisula, indikasi kuat dalam kawasan hutan lindung.

“Belum ada IPPKH, untuk pengajuan IPPKH juga belum pernah, IUP di Marombo memang masuk dalam kawasan hutan lindung, termasuk di IUP PT Trisula,” katanya.

Kapolda Sultra, Irjen Polisi Yan Sultra saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsAppnya belum memberikan komentar terkait dugaan aktivitas PT Trisula Bumi Anoa di Konawe Utara dalam kawasan hutan lindung.

Untuk diketahui, aktivitas PT Trisula berada disekitar wilayah IUP PT Bososi yang disegel oleh Bareskrim Polri karena diduga menyerobot hutan lindung. Ironisnya, PT Trisula juga menyerobot hutan lindung namun luput dari penegakan hukum Bareskrim Polri.(Bar)


Laporan : Akbar

Artikel Lainnya
Load More By rightnewskendari
Load More In Hukrim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Juga

Mudahkan Akses Informasi Masyarakat, Dinas Kominfo Sultra Rancang Aplikasi Dengan Konsep “Smart City”

KENDARI, RIGHTNEWS.COM – Gebrakan M Ridwan Badallah dalam memenuhi pelayanan informa…