Home Lipsus Dari Zona Merah Tanpa Monitoring Mandiri, Malam Ini Tim Bareskrim Lalu Lalang di Sultra Diduga Bakal Urusi Kasus Tambang

Dari Zona Merah Tanpa Monitoring Mandiri, Malam Ini Tim Bareskrim Lalu Lalang di Sultra Diduga Bakal Urusi Kasus Tambang

717
Foto : Sejumlah Tim Tipiter Bareskrim Mabes Polri yang tiba di Bandara HLO Kendari. Mereka menggunakan Jet Pribadi dari Jakarta

KENDARI, RIGHTNEWS.COM – Ada yang aneh dalam pergerakan tim Tipiter Bareskrim Polri di Sultra. Mereka giat-giat datang di Sultra untuk menindak kasus pertambangan. Padahal diketahui, saat ini Sultra masuk dalam wilayah Transmisi lokal dalam wabah penyebaran virus Corona.

Disaat bertambahnya catatan orang Positif Corona, Tim Bareskrim Mabes Polri justru bolak balik ke Sultra. Mereka dari Jakarta, wilayah yang masuk dalam zona merah malah sering datang ke Sultra dan tanpa monitoring diri selama 14 hari. Misalkan pada kegiatan penindaka kasus Tambang di Konawe Utara sebelumnya.

Malam ini, tim Mabes Polri kembali datang ke Sultra. Mereka masuk dengan menggunakan Jet Pribadi, tiba di Bandara HLO Kendari sekitar pukul 20.00 Wita. Total ada 8 Orang anggota Polisi dari Mabes Polri Jakarta. Menumpang dengan jet pribadi, Type EMB 135 BJ registrasi PK-TFS, rombongan Mabes Polri dipimpin oleh Kombes Pol Pipit Rismanto.

Foto : Ada 8 Orang Anggota Tim Tipiter Bareskrim Mabes Polri

Selanjutnya adapula anak buahnya, AKBP Anton Firmanto, AKBP Taufik Noor Isya, Kompol Poltak PS Aruan, Kompol Singgih Febiyanto, IPTU Asep Hendra Cahyana, IPDA Hermawan, Briptu Irvan Suhartika Putra. Kabarnya adapula Direktur Perusahaan Tambang PT Bososi Pratama, Andi Uci.

Dari data dan pantauan Rightnewskendari.com terlihat sejumlah Anggota Bareskrim Mabes Polri sempat berdiri beberapa menit didepan Bandara HLO Kendari menunggu jemputan. Mereka kemudian bergerak dengan mobil pribadi lalu menginap disalah satu Hotel di Kendari. Dari informasi yang dihimpun, besok mereka kembali datang ke Konawe Utara untuk melakukan monitoring dan penindakan.

Untuk kedatangan Jet Pribadi pada pukul 19.45 WITA dibenarkan oleh Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kota Kendari, La Ode Muhamad Hajar Doni. Namun, Hajar Doni tak menyebutkan siapa saja rombongan yang menumpangi Pesawat Jet Pribadi tersebut. Yang jelasnya semua orang yang masuk melalui Bandara HLO Kendari dan dari daerah Zona Merah seperti Jakarta, pastinya diperiksa oleh KKP. La Ode Hajar menuturkan, selain Jet Pribadi ada dua penerbangan lainnya Yakni penerbangan Komersil pesawat Lion Air hari ini.

Foto : Tim Mabes Polri diduga bersama Seorang Direktur Tambangn PT Bososi Pratama, Andi Uci

“Iya memang ada dua penerbangan hari ini, selain itu ada juga penerbangan Jet Pribadi pada pukul 20.00 WITA,”kata La Ode yang sebelumnya tak menyebut penerbangan Jet Pribadi tersebut, (5/05/2020).

Ditanyakan soal mekanisme rombongan Jet Pribadi masuk di Bandara, apakah melalui pemeriksan KKP? La Ode Hajar tak menjawab itu. Dia menyebutkan mereka hanya menerima laporan bahwa akan adanya kedatangan Jet Pribadi di Bandara HLO Kendari.

“Iya, kita sudah terima laporannya,”singkatnya

Lalu lintas kedatangan orang luar, apalagi dari Zona merah seharusnya mendapat pemeriksaan KKP, kemudian melakukan Karantina Diri paling tidak 14 hari. Juru Bicara Gugus Tugas Sultra, dr La Ode Rabiul Awal mengungkapkan hal itu. Kata Rabiul, Jakarta telah masuk daerah Zona Merah Penyebaran Virus Corona. Untuk itu siapa saja yang dari dari daerah tersebut, meski melakukan karantina diri. Protapnya kata dia jelas dan tertuang dalam buku Panduan.


“Bahwa minimal monitoring diri. Kalau memang tidak seperti itu, berarti tidak mengikuti Protokoler Kesehatan,”kata Rabiul

Wartawan menanyakan apakah hari ini ada laporan kedatangan orang dari Jakarta? Rabiul menjelaskan informasi tersebut tidak sampai ke Jubir Covid ,19 Sultra. Biasanya laporan kedatangan warga Jakarta yang melalui penerbangan Komersil lewat Bandara HLO Kendari terdapat di data KKP Kota Kendari.

“Informasinya tidak sampai ke Jubir. Mungkin ada di KKP , karena mereka yang lakukan pemeriksaan,”katanya

Media ini kemudian kembali melakukan konfirmasi ke Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Ferry Walintukan. Saat coba untuk dikonfirmasi mengenai hal ini, Ferry belum menjawab telpon wartawan. Pesan watshap yang dikirim Wartawan pula belum dijawab. (Syu)


Laporan : Akbar
Editor : Syukur

Artikel Lainnya
Load More By rightnewskendari
Load More In Lipsus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Juga

Polda Sultra Bubarkan Aksi Pengunjukrasa Dengan Helikopter

KENDARI, RIGHTNEWS.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara mengerahkan hel…